Yogyakarta – Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program International Undergraduate Program (IUP) pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di Ruang 216, Lantai 2, Gedung TILC Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30 hingga 12.00 WIB ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperluas jejaring kerja sama akademis sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi bertaraf internasional.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, di antaranya Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Sekolah Vokasi, Ketua Departemen Teknik Sipil, serta Ketua Program Sarjana Terapan Program Studi Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil. Turut hadir pula sejumlah akademisi seperti Ir. Ika Rahmawati Suyanto, S.T., M.Eng., Ir. Jimmy Trio Putra, S.T., M.Eng., dan Alif Subardono, S.T., M.Eng. Kehadiran para pemangku kepentingan eksternal, seperti Prof. Dr. H. Achmad Tarmidzi, Ph.D., Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, Didiek Anggrat selaku Ketua Pengda KAGAMA Kalimantan Timur, serta Drs. Ec. M. Anwar Mukhtadlo, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, turut memperkaya diskusi yang berlangsung.
Sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada pengenalan Program IUP, namun juga menjadi forum penjajakan kerja sama akademis dengan berbagai stakeholder. Program IUP sendiri dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran berstandar internasional bagi mahasiswa, termasuk peluang pertukaran pelajar, kolaborasi riset, serta penguatan kompetensi global. Selain itu, turut diperkenalkan program magister terapan (S2 vokasi) sebagai kelanjutan studi bagi lulusan sarjana terapan.
Dalam suasana diskusi yang interaktif, para peserta membahas potensi sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah dan organisasi alumni. Salah satu tokoh yang menjadi sorotan adalah Bapak Achmad Tarmidzi, yang dikenal sebagai pemegang rekor MURI dengan gelar akademis dan non-akademis terbanyak di Indonesia. Kehadiran beliau memberikan inspirasi sekaligus perspektif luas pentingnya pendidikan yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pengembangan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan masyarakat. Dengan melibatkan berbagai stakeholder, Sekolah Vokasi UGM hadir dan berupaya memastikan bahwa kurikulum dan program yang ditawarkan relevan serta mampu menjawab tantangan global. Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Vokasi UGM berharap dapat memperluas peluang kolaborasi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong lahirnya lulusan yang kompeten dan berdaya saing global. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kedepannya, diharapkan kerja sama yang terjalin dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia serta kontribusi aktif dalam mewujudkan tujuan pembangunan global yang inklusif dan berkelanjutan.