Yogyakarta – Departemen Teknik Sipil (DTS) SV UGM resmi memulai pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada hari Senin 8 Juni 2026. Kegiatan ujian berlangsung secara serentak mulai pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif DTS angkatan 2023, 2024, dan 2025.
Pada hari pertama pelaksanaan UAS, sejumlah mata kuliah inti diujikan kepada mahasiswa, di antaranya Mekanika Bahan, Teknologi Pracetak dan Prategang, Standar Pengujian dan Sampling, serta Konstruksi Baja. Mata kuliah tersebut merupakan bagian penting dalam kurikulum pendidikan vokasi bidang teknik sipil yang menuntut penguasaan konsep teoritis sekaligus kemampuan praktik yang aplikatif.
Suasana pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan kondusif. Mahasiswa hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan dan mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan. Sementara itu, dosen dan tenaga kependidikan turut memastikan seluruh proses berjalan lancar sesuai ketentuan akademik yang berlaku. Koordinasi yang baik antara dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan UAS.
Pelaksanaan UAS Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai dari tanggal 8 hingga 19 Juni 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa akan mengikuti berbagai ujian mata kuliah sesuai jadwal yang telah disusun oleh departemen. Dengan rentang waktu yang cukup, diharapkan seluruh proses evaluasi dapat berjalan efektif tanpa mengganggu kualitas pelaksanaan ujian.
Melalui pelaksanaan UAS Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Departemen Teknik Sipil Sekolah Vokasi UGM kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan vokasi dan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja. Diharapkan seluruh rangkaian ujian dapat berjalan lancar hingga akhir periode pelaksanaan, sehingga menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia unggul yang berkontribusi bagi pembangunan nasional dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.