Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Departemen Teknik Sipil (DTS) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada. Tim yang terdiri dari Hera Tatas Perdana Pangayoman (TRPBS 22) dan Alfath Qornain Isnan Yuliadi (TRPBS 22) berhasil meraih Juara 1 kategori National Research Poster Competition pada ajang CeReform (Civil Engineering Research Forum) 10th UII, yang diselenggarakan pada 26 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan forum ilmiah nasional yang digagas oleh Jurusan Teknik Sipil FTSP UII, sebagai wadah diseminasi inovasi dan penelitian di bidang teknik sipil.
CeReform 10th UII diikuti oleh peserta dari perguruan tinggi di Indonesia dengan gagasan riset yang kompetitif dan aplikatif. Kompetisi diawali dengan tahap pengumpulan poster penelitian yang kemudian diseleksi oleh dewan juri. Dari seluruh peserta, dipilih 10 finalis terbaik untuk melaju ke tahap akhir. Pada tahap final yang diselenggarakan dalam format exhibition, setiap finalis mempresentasikan langsung karya mereka di hadapan dewan juri dan pengunjung. Melalui proses seleksi yang ketat tersebut, tim DTS berhasil tampil unggul dan meraih posisi tertinggi. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas akademik dan inovasi mahasiswa DTS SV UGM dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.
Dalam kompetisi ini, tim DTS SV UGM mengusung inovasi dengan judul “GrowPure: Teknologi Pemanenan dan Pemurnian Air Hujan untuk Irigasi Greenhouse Cerdas dan Air Minum Berkelanjutan Berbasis Artificial Intelligence of Things (AIoT)”. Inovasi yang lahir dari keprihatinan terhadap masih rendahnya optimalisasi konservasi air hujan di tingkat rumah tangga. Padahal Indonesia sebagai negara tropis memiliki potensi air hujan yang sangat besar untuk dapat dimanfaatkan. Permasalahan lainnya adalah kompleksitas sistem pemanfaatan air hujan yang sering kali sulit dioperasikan, sehingga kurang diminati masyarakat.
GrowPure dirancang sebagai solusi yang sederhana (easy to use), terintegrasi, dan berbasis teknologi AIoT. Sistem ini mampu mengumpulkan air hujan, melakukan proses filtrasi dan pemurnian, serta mengelola distribusinya untuk dua fungsi utama, yaitu irigasi greenhouse cerdas dan penyediaan air minum berkelanjutan. Dengan dukungan sensor dan sistem monitoring digital, pengguna dapat memantau kualitas air serta kondisi irigasi secara real-time melalui perangkat yang terhubung. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi penggunaan air, tetapi juga mempermudah masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air secara mandiri.
Keikutsertaan dalam CeReform 10th UII memberikan pengalaman berharga bagi tim. Selain memperluas wawasan terkait perkembangan teknologi teknik sipil, kegiatan ini juga mempertemukan mahasiswa dengan akademisi dan praktisi berpengalaman dari berbagai institusi. Diskusi yang terjalin selama forum membuka peluang kolaborasi dan pengembangan inovasi lebih lanjut. Interaksi langsung dengan juri dan pengunjung pada sesi exhibition menjadi momen penting untuk mengasah kemampuan komunikasi ilmiah sekaligus menerima masukan konstruktif bagi penyempurnaan sistem.
Meski berhasil meraih Juara 1, tim menyadari bahwa pengembangan GrowPure masih memerlukan optimalisasi. Salah satu tantangan utama adalah cara untuk menekan biaya instalasi agar sistem lebih terjangkau dan aplikatif di masyarakat luas. Selain itu, diperlukan kolaborasi lintas disiplin, khususnya dengan bidang kecerdasan buatan dan teknologi informasi, untuk memastikan sistem tetap stabil serta mampu mengantisipasi potensi error dalam pengoperasian. Dengan pengembangan berkelanjutan, GrowPure diharapkan dapat menjadi solusi nyata yang dapat diimplementasikan secara luas, baik pada skala rumah tangga maupun sektor pertanian modern.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika DTS. Keberhasilan meraih Juara 1 pada forum nasional membuktikan bahwa inovasi mahasiswa mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata terhadap isu-isu strategis pembangunan berkelanjutan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan menghadirkan solusi teknik sipil yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.