(SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure)
Peneliti Departemen Teknik Sipil, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Dr. Devi Oktaviana Latif, S.T., M.Eng., bersama timnya, mengembangkan teknologi inovatif perkuatan tanah menggunakan pasta friksi berbasis semen dan epoksi untuk meningkatkan kinerja pondasi tiang pada tanah lanau. Penelitian ini merupakan bagian dari upaya mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 9, yang menekankan pada inovasi industri dan infrastruktur berkelanjutan.
Melalui serangkaian uji laboratorium skala model, tim meneliti bagaimana campuran semen–epoksi–lanau dapat meningkatkan daya lekat dan geser tanah–tiang setelah proses instalasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kekuatan geser dan daya dukung aksial, dengan kenaikan resistansi geser hingga lebih dari 15 kali lipat dibandingkan kondisi tanpa perbaikan setelah 28 hari perawatan.
Selain menghasilkan nilai ilmiah baru dalam desain pondasi berkelanjutan, penelitian ini juga menegaskan pentingnya pengembangan material konstruksi ramah lingkungan dan efisien, yang dapat diaplikasikan untuk proyek infrastruktur di kawasan tropis dengan kondisi tanah lemah. “Inovasi ini dapat menjadi solusi praktis untuk daerah dengan keterbatasan sumber daya tanah berkualitas,” jelas Dr. Devi.
Penelitian ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan melalui riset terapan yang berdampak langsung pada masyarakat dan sektor konstruksi nasional.
