Yogyakarta, 2025 – Irkhas Bayu Faveryan, S.T., M.Eng., dosen Departemen Teknik Sipil Sekolah Vokasi UGM, bersama tim peneliti yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, tengah melaksanakan penelitian bertajuk “Studi Perkuatan Bracing Spherical Tank terhadap Beban Seismik dengan Pemodelan 2D dan 3D Berbasis Finite Element Analysis (FEA)”. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penelitian Dana Masyarakat (DAMAS) Sekolah Vokasi UGM 2025.
Penelitian ini menjadi sangat relevan dalam konteks Indonesia yang berada di wilayah rawan gempa. Dengan memanfaatkan pendekatan numerik melalui software ABAQUS, tim melakukan pemodelan struktur tangki berbentuk bola (spherical tank) yang diperkuat dengan sistem bracing, untuk mengukur respons terhadap beban seismik. Penelitian ini juga mengombinasikan simulasi numerik 2D dan 3D berbasis Finite Element Analysis (FEA) serta validasi eksperimental melalui uji skala laboratorium.
Melibatkan lima mahasiswa sebagai pembantu peneliti, yaitu Muhammad Firman Syahputra, Hasna Adiba, Shevika Ayu Anggrainingtyas, Intan Dwi Sulistiyani, dan Zahra Aisyah Laffaizha, serta dua dosen anggota tim, yaitu Agus Nugroho, S.T., M.T., Ph.D., dan Ika Rahmawati Suyanto, S.T., M.Eng., penelitian ini berlangsung selama tujuh bulan, mulai April hingga Oktober 2025.
Dalam prosesnya, tim peneliti mengembangkan model tangki dengan konfigurasi bracing untuk memperkuat kekakuan struktur dan menahan simpangan akibat gempa. Simulasi dilakukan dalam skenario linear dan non-linear untuk menguji efektivitas serta efisiensi metode pemodelan 2D dan 3D. Melalui perbandingan hasil simulasi dengan data eksperimental, penelitian ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi metodologis dalam desain struktur tahan gempa, terutama pada konstruksi tangki penyimpanan cairan berisiko tinggi.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), melalui pengembangan metode analisis dan desain inovatif tangki tahan gempa. Poin 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), dengan mendorong infrastruktur penyimpanan yang aman dan andal terhadap risiko bencana.
Hasil penelitian ini akan dipresentasikan dalam Seminar Nasional Teknologi Terapan (SNTT) dan dipublikasikan dalam jurnal terindeks.. Selain itu, luaran tambahan berupa potensi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan pengembangan konsep penelitian lanjutan juga telah direncanakan.
Melalui kolaborasi lintas peran antara dosen dan mahasiswa, penelitian ini tidak hanya menghasilkan luaran akademik dan teknologi, tetapi juga memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis riset di lingkungan Sekolah Vokasi UGM. Harapannya, hasil penelitian ini tidak hanya dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang ketekniksipilan, tetapi juga memberikan solusi praktis yang aplikatif bagi industri dalam membangun sistem penyimpanan fluida yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan di wilayah rawan gempa.