Yogyakarta, 26 April 2025 – Keluarga Mahasiswa Departemen Teknik Sipil Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (KMDTS SV UGM) mengadakan program SCOPE (Site, Construction, Observation, Project, and Experience) 2025 untuk pertama kalinya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal KMDTS dalam menghadirkan program pembelajaran inovatif yang mengajak mahasiswa belajar langsung di lapangan tentang implementasi nyata ilmu teknik sipil. Pada pelaksanaan perdananya, SCOPE 2025 mengajak mahasiswa mengunjungi tiga jembatan penting di Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Jembatan Bantar, Jembatan Srandakan, dan Jembatan Kretek 2.
Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa/i Departemen Teknik Sipil SV UGM dengan didampingi oleh tiga dosen pembimbing. Tujuan utama dari SCOPE 2025 adalah memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia konstruksi, khususnya dalam hal teknik pembangunan jembatan. Sebagai calon tenaga profesional di bidang teknik sipil, mahasiswa diharapkan mampu memahami bagaimana teori yang dipelajari di bangku kuliah dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi bekal penting dalam mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja yang menuntut keterampilan praktis di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan penjelasan teknis langsung dari dosen pembimbing mengenai struktur dan metode konstruksi setiap jembatan yang dikunjungi. Mereka juga berkesempatan untuk melakukan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif terkait tantangan teknis, material yang digunakan, serta aspek keamanan dan keberlanjutan dalam pembangunan jembatan.
Antusiasme mahasiswa sangat terasa sepanjang kegiatan, meskipun kondisi cuaca cukup panas. Peserta tetap semangat mengeksplorasi setiap detail konstruksi jembatan yang sebelumnya hanya mereka pelajari secara teori di dalam kelas. Dengan melihat langsung struktur seperti pilar, balok, sambungan, serta sistem pondasi jembatan, mahasiswa mengaku mendapatkan banyak pelajaran baru yang membuka wawasan mereka tentang dunia konstruksi sebenarnya.
Program SCOPE 2025 ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 9 (Infrastruktur, Industri, dan Inovasi), dengan mendorong pendidikan teknik yang aplikatif dan relevan dengan perkembangan industri konstruksi saat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Departemen Teknik Sipil SV UGM semakin siap menghadapi tantangan di dunia kerja, dengan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai praktik lapangan. Besar harapan agar program SCOPE dapat terus dilaksanakan secara rutin pada tahun-tahun ke depan, sehingga lebih banyak mahasiswa dapat merasakan manfaatnya secara langsung.