• ABOUT UGM
  • ACADEMIC PORTAL
  • IT CENTER
  • LIBRARY
  • RESEARCH
  • WEBMAIL
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA
DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL
  • PROFIL
    • VISI MISI
    • SEJARAH
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • TENAGA PENDIDIK
    • TENAGA KEPENDIDIKAN
    • DAFTAR RUANG
    • DAFTAR LABORATORIUM
    • MENARA ILMU
    • K3L
  • PROGRAM STUDI
    • DIV TPPIS
      • Visi Keilmuan Prodi TPPIS
      • PROFIL LULUSAN
      • PROFIL PROFESIONAL MANDIRI
      • CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM
      • SASARAN PROGRAM STUDI
      • AKREDITASI
      • KOMPETENSI LULUSAN
      • BUKU PANDUAN AKADEMIK
    • International Undergraduate Programme
    • DIV TRPBS
      • VISI, MISI, DAN TUJUAN
      • PROFIL LULUSAN
      • Kompetensi Lulusan
  • AKADEMIK
    • KURIKULUM
      • KURIKULUM TPPIS
      • KURIKULUM TRPBS
    • RPKPS
      • RPKPS TPPIS
    • SKS dan KRS
    • KULIAH, PRAKTIKUM DAN BIMBINGAN
    • CUTI, IJIN KULIAH, DAN BEASISWA
  • KEMAHASISWAAN
  • Kuesioner
    • Tingkat Kepuasan Layanan Manajemen
  • MAGANG
    • Sudah Konfirmasi
    • Belum Konfirmasi
    • Tidak Menerima
  • Beranda
  • News
  • Inovasi dalam Infrastruktur: Menuju Standar Baru untuk Struktur Hybrid yang Tahan Gempa

Inovasi dalam Infrastruktur: Menuju Standar Baru untuk Struktur Hybrid yang Tahan Gempa

  • News
  • 30 Oktober 2025, 10.25
  • Oleh: admin
  • 0

Latar Belakang

Sektor konstruksi terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan ruang yang terus berkembang. Salah satu tantangan inovatif adalah bagaimana mengintegrasikan infrastruktur baru dengan yang sudah ada (existing structure) secara aman dan efisien. Penelitian dari Universitas Gadjah Mada menyoroti kerentanan dalam praktik penggabungan pelat lantai antara bangunan lama dan baru, yang justru dapat menciptakan titik lemah baru saat terjadi gempa.

SDG 9 bertujuan membangun infrastruktur yang tangguh, mempromosikan industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi. Infrastruktur tangguh adalah infrastruktur yang dapat menahan guncangan dan tekanan, seperti bencana alam, tanpa kehilangan fungsinya secara signifikan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi dalam metode konstruksi harus didukung oleh pemahaman dinamika struktur yang mendalam. Simulasi komputer mengungkap bahwa “struktur hybrid” (gabungan lama-baru) memiliki karakteristik dinamik yang sangat berbeda dari struktur biasa.

  • Perilaku Kritis: Pada beberapa model, moda getar pertama bangunan langsung berupa rotasi, yang dikategorikan sebagai kondisi “kritis dan berbahaya”. Ini menandakan ketidakstabilan torsional yang ekstrem, membuat bangunan sangat rentan runtuh.
  • Kesenjangan Inovasi: Temuan ini mengungkap kesenjangan antara praktik di lapangan dan pengetahuan teknis. Tanpa analisis yang memadai, “inovasi” penyambungan struktur justru menciptakan infrastruktur yang rapuh.

Rekomendasi untuk Industri dan Inovasi

Merespons temuan ini, diperlukan terobosan dalam pendekatan desain dan regulasi untuk mendukung industri konstruksi yang berkelanjutan.

  1. Inovasi dalam Pemodelan: Penggunaan pemodelan 3D dan analisis dinamik (seperti yang dilakukan dalam penelitian ini) harus menjadi standar dalam perencanaan renovasi dan ekspansi bangunan yang melibatkan struktur lama.
  2. Inovasi dalam Material dan Desain Sambungan: Industri perlu mengembangkan dan menerapkan sistem sambungan yang lebih cerdas, seperti sambungan redaman (damping connection), yang memungkinkan dua struktur bergerak relatif satu sama lain tanpa menimbulkan gaya internal yang berlebihan.
  3. Inovasi dalam Kebijakan dan Standar: Hasil penelitian ini merekomendasikan revisi SNI 1726:2019 untuk lebih adaptif terhadap struktur hybrid. Ini adalah bentuk inovasi kebijakan yang crucial untuk memastikan keselamatan infrastruktur nasional. Standar yang updated akan mendorong industri untuk mengadopsi praktik terbaik.

Kesimpulan
Membangun infrastruktur yang tangguh di era modern menuntut kita untuk berinovasi tidak hanya pada material dan bentuk, tetapi juga pada ilmu pengetahuan dan regulasi di baliknya. Penelitian ini adalah langkah penting untuk mendorong inovasi dalam desain ketahanan gempa, memastikan bahwa infrastruktur yang kita bangun hari ini—termasuk yang merupakan hasil modifikasi—benar-benar siap menghadapi tantangan alam di masa depan, sesuai dengan cita-cita SDG 9.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

UGM NEWS

  • Antisipasi Banjir Susulan, Tim UGM Pasang Alat Deteksi Banjir di Bener Meriah
  • UGM dan Pemprov Maluku Utara Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM
  • Fakultas Psikologi UGM Diminta Berkontribusi dalam Penanganan Kesehatan Mental Generasi Muda 
  • Waspada Virus Varian Superflu, Pakar UGM Sebut Bisa Berakibat Fatal Bagi yang Rentan
  • Marak Konten Seksual Palsu, Dosen UGM Minta Masyarakat Tidak Ikut Menyebarkan 
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Sipil, Universitas Gadjah Mada

Jl. Yacaranda Sekip Unit IV, Bulaksumur, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281, Indonesia | email: tekniksipil-sv@ugm.ac.id | Telp. (0274) 545193, 7112126, 085100112126 | Fax. (0274) 545193

© Departemen Teknik Sipil SV Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY