(SDG 11: Sustainable Cities and Communities)
Dalam rangka mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 11 tentang kota dan komunitas berkelanjutan, tim peneliti Departemen Teknik Sipil Sekolah Vokasi UGM melakukan terobosan penting dalam penguatan tanah lanau yang kerap menjadi tantangan di wilayah urban dan pesisir. Melalui penelitian berjudul “Stabilisasi Tanah menggunakan Pasta Friksi sebagai material Grouting, tim mengusulkan penerapan pasta friksi berbasis semen dan epoksi untuk meningkatkan stabilitas pondasi bangunan.
Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Devi Oktaviana Latif, S.T., M.Eng., bersama Adhitya Yoga Purnama, Amalia Ula Hazhiyah, dan Ika Rahmawati Suyanto, menyoroti pentingnya perbaikan struktur mikro tanah untuk menciptakan pondasi yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim dan kondisi air tanah yang dinamis. Hasil riset menunjukkan bahwa penguatan dengan grouting pasta friksi tidak hanya meningkatkan kekuatan tanah, tetapi juga mempercepat waktu pengerasan hingga mencapai 90% kekuatan maksimal dalam 14 hari.
Pendekatan ini berpotensi besar diterapkan pada proyek infrastruktur perkotaan seperti jalan raya, jembatan, dan bangunan bertingkat di atas tanah lunak. “Kami berupaya menghadirkan teknologi yang adaptif, ekonomis, dan berkelanjutan bagi pembangunan kota berketahanan di Indonesia,” ungkap Dr. Devi.
Melalui riset ini, Departemen Teknik Sipil SV UGM terus berperan aktif dalam mengintegrasikan ilmu teknik dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, memperkuat posisi UGM sebagai universitas pelopor dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
