Yogyakarta, 7 Mei 2025 — Departemen Teknik Sipil, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan lingkungan dan ketahanan air nasional melalui partisipasi aktif dalam Kongres Gerakan Restorasi Sungai Indonesia (KGRSI) dan Gerakan Memanen Air Hujan Indonesia (GMHI) yang diselenggarakan di TILC Sekolah Vokasi UGM dan secara daring melalui Zoom Meeting.

Mengangkat tema “Gerakan Penyelamatan Sumber Air Indonesia untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Air”, kegiatan ini menjadi ajang kolaboratif lintas sektor yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari instansi pemerintah, komunitas, praktisi, akademisi, hingga industri dalam upaya mengatasi krisis air dan memperkuat ketahanan air secara berkelanjutan. Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah kementerian dan lembaga penting seperti Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum, BMKG, dan BNPB.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh panitia dan sambutan dari Ketua Bidang Pengabdian kepada Masyarakat HATHI D.I. Yogyakarta sekaligus Ketua Pelaksana Kongres, Dr.sc.tech. Adhy Kurniawan, S.T., serta sambutan dari Prof. Dr-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN.Eng., selaku Dekan Sekolah Vokasi UGM dan Administrator Grup GRSI & GMHI.
Salah satu momen penting dalam rangkaian acara adalah bedah buku “Gerakan Restorasi Sungai Indonesia” oleh Prof. Dr. Prabang Setyono, M.Si., yang memperkuat dasar ilmiah gerakan ini. Kongres ini turut menghadirkan berbagai komunitas inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Komunitas Serlok Bantaran (Jawa Barat), Komunitas Tukad Bindu (Bali), Komunitas Banyu Bening (Yogyakarta), Ecoton (Jawa Timur), Komunitas Puspo Banyu Bening (Sukoharjo), River and Ecology Club (REC), dan Komunitas Hidroponik Klaten. Mereka berbagi praktik baik dan inisiatif lokal dalam upaya pemulihan ekosistem sungai dan pemanfaatan air hujan.
Selain itu, hadir pula narasumber dari berbagai instansi nasional seperti Kepala BMKG Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D; Dirjen SDA Kementerian PUPR Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, M.A.; Dirjen Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Kemenhut Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum; serta Deputi Bidang Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kementerian PMK Dr. Lilik Kurniawan, S.T., M.Si. Kongres ditutup dengan pembacaan Deklarasi Kongres Tahun 2025 dan sambutan penutup oleh Prof. Agus Maryono.
Kegiatan ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
Acara berlangsung dengan lancar dan mendapatkan sambutan positif dari peserta luring maupun daring. Tingginya antusiasme menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga sumber daya air demi keberlanjutan hidup dan lingkungan. Kegiatan ini juga mencerminkan peran aktif generasi muda dan komunitas dalam menjawab tantangan krisis air dan iklim melalui aksi nyata di tingkat lokal maupun nasional.