Yogyakarta – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Teknik Sipil SV UGM melalui kegiatan “Pondasi Keras Berbagi” yang dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan tahun 2026. Kegiatan yang merupakan inisiatif dari rekan-rekan mahasiswa Teknik Sipil ini, ingin memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai wadah menebarkan kebaikan kepada sesama, khususnya masyarakat yang bekerja di sektor informal di wilayah Yogyakarta.
Rute pembagian dimulai dari kawasan Bundaran UGM, dilanjutkan menuju Gejayan, Lempuyangan, hingga Malioboro. Pemilihan rute didasarkan pada tingginya aktivitas masyarakat serta keberadaan kelompok sasaran di sepanjang jalur tersebut. Dengan menyusuri beberapa titik strategis di Kota Yogyakarta, para relawan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara langsung seperti sopir becak, petugas kebersihan jalan, tukang delman, serta pengemudi ojek online yang sedang menunggu penumpang.
Sebelum kegiatan dimulai, peserta mengikuti sesi briefing untuk memastikan kelancaran dan keselamatan selama proses pembagian berlangsung. Dalam briefing, panitia menekankan pentingnya menjaga keselamatan di jalan dengan menggunakan helm, mengenakan jaket, serta mematuhi rambu lalu lintas yang ada. Tidak hanya itu, peserta juga diingatkan untuk tetap menjaga sopan santun dan menghormati norma masyarakat setempat selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan pembagian nasi kotak berlangsung sukses, tertib, dan penuh antusiasme dari para relawan sepanjang rute yang telah ditentukan. Masyarakat penerima manfaat menyambut baik dan memberikan respons positif, terutama karena bantuan makanan ini diberikan menjelang waktu berbuka puasa. Bagi banyak penerima, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat berharga di tengah kesibukan kerja harian mereka.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa berbagi tidak harus menunggu dalam jumlah besar, melainkan dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Pondasi Keras Berbagi menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan solidaritas dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat yang lebih humanis, inklusif, dan berkelanjutan.