Yogyakarta, 5 Agustus 2026 – Departemen Teknik Sipil, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan rangkaian PIONIR PERMADANI DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL 2026 pada Rabu (5/8). Mengusung tema “Inisiasi Dunia Teknik Sipil: Pilar Awal Karier Profesional Berdaya Saing”, kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan Departemen Teknik Sipil sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perjalanan akademik dan profesional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi tur atau berkeliling Departemen Teknik Sipil yang mengajak mahasiswa baru mengenal berbagai ruang dan laboratorium penunjang kegiatan akademik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai fasilitas yang tersedia serta lingkungan belajar yang akan menjadi bagian dari keseharian mereka selama menempuh pendidikan di Departemen Teknik Sipil.
Setelah tur departemen, kegiatan berpusat di Hanggar Departemen Teknik Sipil dan dilanjutkan dengan sambutan serta pengenalan pengurus Departemen Teknik Sipil oleh Ketua Departemen Teknik Sipil. Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat unsur pengelola departemen sekaligus memahami lingkungan akademik serta peran departemen dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan mahasiswa.
Selanjutnya, mahasiswa mendapatkan materi pengenalan departemen dan peluang kerja yang disampaikan oleh Ika Rahmawati Suyanto, S.T., M.Eng. Sesi ini memberikan gambaran mengenai lingkungan pembelajaran di DTS serta berbagai peluang karir yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan. Mahasiswa juga diajak untuk memahami keterkaitan antara kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan dengan kebutuhan dunia profesional. Pemahaman mengenai peluang kerja sejak awal menjadi salah satu bekal bagi mahasiswa untuk menentukan arah pengembangan diri selama masa studi.
Mahasiswa baru kemudian diperkenalkan dengan berbagai kegiatan akademik dan nonakademik oleh Alfath Qornain Isnan Yuliadi, salah satu mahasiswa berprestasi di DTS SV UGM. Selain mengenalkan beragam aktivitas mahasiswa, sesi ini juga membahas pentingnya menyusun prioritas kegiatan setiap semester agar pengembangan diri dapat berjalan seimbang dengan tanggung jawab akademik.
“Pilih kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan diri dan susun prioritas agar pengalaman yang diperoleh tetap berjalan seimbang dengan tanggung jawab akademik,” ujar Alfath.
Pengenalan kegiatan akademik dan nonakademik memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa pengembangan diri dapat dilakukan melalui berbagai ruang selama masa perkuliahan. Keterlibatan dalam organisasi, kepanitiaan, maupun kegiatan pengembangan minat dan bakat dapat menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan komunikasi, kerjasama, kepemimpinan, serta manajemen waktu yang mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional.
Melalui rangkaian tersebut, PIONIR PERMADANI 2026 Departemen Teknik Sipil menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kesiapan profesional dibangun sejak masa perkuliahan. Penguatan kompetensi akademik, pengalaman organisasi, kemampuan bekerja sama, serta pengelolaan waktu menjadi bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang adaptif dan berdaya saing.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan semangat pengembangan pendidikan berkualitas, kesiapan kerja, inovasi, dan sumber daya manusia yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan mengenal lingkungan departemen, memahami peluang karir, serta memanfaatkan berbagai ruang pengembangan diri, mahasiswa baru diharapkan mampu menjalani perjalanan akademik secara lebih terarah.
Pada akhirnya, PIONIR PERMADANI DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL 2026 tidak hanya menjadi ruang penyambutan bagi mahasiswa baru, tetapi juga menjadi titik awal untuk mengenal dunia Teknik Sipil dan membangun fondasi karier profesional. Melalui proses belajar, pengalaman, dan pengembangan kompetensi sejak dini, mahasiswa diharapkan dapat tumbuh menjadi lulusan Teknik Sipil yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi bagi masyarakat serta pembangunan di masa mendatang.