Yogyakarta, 2025 — Selama 7 bulan, terhitung dari bulan Maret sampai September 2025, Agus Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D., dari Departemen Teknik Sipil, bersama tim peneliti Lava Himawan dan Megita Aryaputra, mengkaji workability dan kuat tarik belah beton yang dicampur dengan variasi persentase serat baja Dramix.
Beton merupakan material struktural yang dominan digunakan dalam konstruksi karena kuat tekan yang tinggi dan kemudahan pengerjaan. Namun, beton konvensional memiliki kekuatan tarik yang sangat rendah bahkan dianggap nol, menyebabkan keretakan yang dapat mengurangi keawetan dan keselamatan struktur. Penambahan serat baja Dramix sebagai bahan campuran diharapkan meningkatkan performa beton terutama pada aspek kekuatan tarik yang selama ini menjadi kelemahan beton konvensional, sekaligus mempertahankan kemudahan pengerjaan beton tersebut.
Yogyakarta, 2025 — Kebocoran jaringan pipa distribusi air minum menjadi salah satu tantangan besar dalam penyediaan air bersih di Indonesia. Fakta yang datang dari Kota Yogyakarta, bahwa lebih dari 49% air produksi PDAM hilang sebelum sampai ke pelanggan, dan sebagian besar terjadi akibat kebocoran pipa.